apa itu CFO

apa itu CFO

Sebuah perusahaan dengan pengelolaan manajemen yang jelas tentu memiliki bagan organisasi yang terstruktur. Dalam struktur tersebut, ada posisi CFO yang bersanding dengan posisi-posisi lain seperti CEO, COO, CTO, dan CMO. Meskipun sama-sama menjabat sebagai pimpinan, tanggung jawab yang dipegang memiliki ranahnya masing-masing.

Lantas, apa itu CFO? Tanggung jawab apa yang dipegang oleh seorang CFO, serta bagaimana kedudukannya dalam sebuah perusahaan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu CFO?

CFO adalah akronim dari Chief Financial Officer, yaitu pimpinan yang bertanggung jawab atas keuangan perusahaan. Ranah kerja CFO meliputi kas, pencatatan keuangan, perencanaan keuangan, hingga pengurusan administrasi perusahaan. Sebagai pemegang kendali atas segala urusan keuangan, CFO yang sering disebut sebagai direktur keuangan juga bertanggung jawab atas keperluan akuntansi perusahaan.

Posisi ini mungkin cukup asing bagi sebagian oran, karena ranah kerja CFO yang sering di balik layar. Sederhananya, CFO memiliki posisi dan tugas yang mirip dengan bendahara suatu organisasi. Bagi perusahaan yang bergerak di bidang keuangan, CFO berperan sebagai pimpinan utama. Namun, bagi perusahaan di bidang lain, CFO menduduki jabatan ketiga di bawah CEO dan COO dalam bagan struktur perusahaan.

Sesuai dengan kedudukannya, Chief Financial Officer memiliki tanggung jawab kepada CEO. CFO harus menyerahkan laporan keuangan secara akurat dan tepat waktu kepada CEO. Selain itu, CFO juga membantu proses pengambilan keputusan terkait keuangan perusahaan hingga yang menyangkut pihak ketiga.

Perbedaan CFO, CEO, COO, CTO, dan CMO 

Setelah mengenal apa itu CFO dan ranah kerjanya, berikut penjelasan lengkap terkait jabatan-jabatan lainnya serta perbedaan posisinya. 

1. CEO (Chief Executive Officer)

CEO, istilah yang paling familiar di telinga banyak orang, adalah pemegang kuasa tertinggi yang memiliki kendali atas kepemimpinan perusahaan. Singkatnya, CEO adalah pimpinan atau direktur utama yang berperan aktif sebagai pengambil keputusan atas seluruh kebijakan yang menyangkut jalannya perusahaan.

CEO berperan sebagai jantung sekaligus wajah sebuah perusahaan. Ia wajib tahu dan wajib mendapat laporan dari seluruh kepala bagian manajemen. Perannya mirip sebagai ketua umum dalam sebuah organisasi. Mengingat perannya sebagai pemegang kendali utama, CEO-lah yang biasanya paling disorot sebagai citra perusahaan tersebut.

  2. COO (Chief Operating Officer)

COO sering disebut sebagai tangan kedua CEO, yang berperan sebagai pengatur operasional dan internal perusahaan. Jika CEO melakukan hubungan dengan pemerintah dan publik, maka COO-lah yang bertanggung jawab mengendalikan internal perusahaan. Selain itu, COO atau terkadang disebut sebagai Executive Vice President, berperan dalam bidang riset, pengembangan produk, hingga quality control.

3. CTO (Chief Technology Officer)

Posisi CTO memiliki peran krusial dalam menjaga eksistensi perusahaan, terutama dalam bidang teknologi dan informasi. Dalam arus teknologi seperti sekarang, baik perusahaan yang bergerak dalam teknologi maupun bidang lainnya, semua membutuhkan kelancaran untuk mengembangkan perusahaan. CTO hadir sebagai pilar perusahaan yang bertanggung jawab dalam pengembangan produk internet dan aplikasi. Dalam bagan struktur perusahaan, CTO berada di bawah tanggung jawab CEO.

4. CMO (Chief Marketing Officer)

Berdasarkan namanya, jelas sudah bahwa CMO adalah jabatan yang bertanggung jawab atas marketing atau pemasaran perusahaan. Selain perencanaan dan pengembangan pemasaran, CMO juga melakukan tugas yang menyangkut periklanan, promosi, forecast persiapan pemasaran, hingga pemberian solusi atas kendala produk. 

CMO sering disebut sebagai direktur pemasaran, namun ada pula beberapa sumber yang menyatakan bahwa tugas CMO jauh lebih luas daripada sekadar direktur pemasaran. Kedudukan CMO berada di bawah tanggung jawab CEO.


Itulah penjelasan lengkap mengenai apa itu CFO dalam perusahaan, serta perbedaannya dengan pimpinan C-Levels lainnya. Perannya sebagai pimpinan keuangan cukup krusial karena memerlukan kemampuan dan ketelitian tingkat tinggi. Oleh sebab itu, posisi CFO perlu dipertimbangkan dalam sebuah struktur perusahaan.Jika perusahaan Anda belum punya tim khusus di bagian ini, Trier Consulting menyediakan jasa CFO Services yang dapat membantu Anda. Jasa CFO Services dari Trier Consulting menawarkan konsultasn bisnis berkompetensi tinggi pada bidang manajemen keuangan, sehingga dapat membantu Anda menganalisis efektivitas dan efisiensi performa sekaligus kesehatan perusahaan secara finansial setiap bulannya. Untuk mendapatkan jasa ini atau konsultasi terkait finansial lainnya, silakan klik di sini!